Minggu, 13 September 2020

Penipuan Lowongan Kerja

Mau bagi sedikit pengalamanku aja nih, barang kali bermanfaat J

Singkat cerita, beberapa waktu yang lalu abis aku resign dari tempat aku kerja. Sambil iseng- iseng aku cari kerjaan di internet. Lupa sih alamat webnya tapi kayaknya iklan lowongan itu udah di hapus. Aku lihat lowongan mengatas namakan PT. Bank BRI (Persero) Tbk, dari lowongan di tawarkan posisi sebagai Administrasi dan Front Liner. Boleh juga pikirku, iseng-iseng ga ada salahnya di coba. Akhirnya aku kirim berkas lamaaran ke email yang ada di iklan tersebut rekrutmen.bankbri@yahoo.co.id . Agak ga yakin juga sih dalam hati, kok perusahaan besar sekelas bank BRI merekrut karyawan ga pake web resmi. Tapi yaudalah, iseng-iseng ini kan kalo ga di panggil yauda cari yang lain dalam hati.

Selang beberapa minggu aku dapat sms dari nomer 0823 3917 7735, yang isi smsnya aku dapet undangan tes dari PT. Bank BRI (Persero) Tbk, dan disuru cek email untuk undangan resminya serta konfirmasi ke nomer yang sama untuk konfirmasi bersedia hadir/ tidak hadir. Aku ga ada rasa curiga sih, soalnya aku sering dapet undangan tes ataupun interview dengan cara yang sama. Tapi aku ga buru-buru konfirmasi soalnya di sms di jelasin paling lambat konfirmasi hari sabtu jam 7 malam. Pada saat aku dapet sms saat itu jumat mala.

Paginya aku cek email, dan ternyata benar ada undangan tes dari PT. Bank BRI. Aku makin yakin soalnya pdf undangannya rapi. Yahh, hampir mirip kaya waktu dulu aku tes PT.Pertamina undangannya juga di kirim via email. Tapi waktu aku tes di PT. Pertamina dulu aku daftar lewat open recruitment kampus dan suru datang langsung ke kantor cabang PT. Pertamina di semarang (karena memang aku daftar di semarang). Lanjut ke rekrutmen BRI, aku baca email yang berisi surat undangan dalam bentuk pdf tersebut. Dari halaman awal di jelaskan aku berhak mengikuti tes PT. Bank BRI dan berlokasi di Denpasar Bali. Loh kok di bali? Dalam hati, lalu aku cek pesan terkirimku. Aku memang pernah mengirim untuk rekrutmen BRI ternyata tapi aku ndaftar untuk wilayah semarang. Tapi ini kok tes di bali
Sempat berfrikir gausa dateng aja kali yaa. Tapi sambil aku baca halaman selanjutnya.
Lalu aku baca lagi halaman selanjutnya,
Setelah baca semuanya aku lalu print out pdf teresebut dan konsultasi sama ortu. Ortu sih terserah aku kalo mau diambilpun kan ga ada salahnya di coba. Toh tiketnya di ganti juga kan. Aku makin bingung. Akhirnya aku konfirmasi ke nomer diatas untuk konfirmasi hadir dulu, urusan dateng engganya pikir belakangan deh pikirku.
Siang sekitar jam 12 siang aku dapet sms dari nomer yang tadi klo konfirmasi di terima dan aku suru reservasi tiket ke alia travel itu. Yauda aku telfon ke nomer alia travel, setelah diangakat suara lelaki dan bicara Hallo dengan logat bali entah dibuat buat ato asli, tapi dia tidak menjelaskan apakah benar itu nomer alia travel atau bukan. Akhirnya aku bertanya apakah ini benar alia travel dia jawab eehh.. iya (agak bingung). Lalu saya tanya saya sedang bicara dengan siapa? Bapak Hantoro atau bapak Saliman? (seperti kontak person diatas), tapi mala di jawab ada keperluan apa ya mbak?. Lohh kok ada keperluan apa, kalo memang  dia kerja sama rekrutmen dengan pihak BRI harusnya  ga perlu bertanya sudah tahu maksud aku menelpon. Mau ga mau aku jelasin kalo aku peserta seleksi tes  rekrutmen BRI dan bagaimana saya bisa mendapat tiket ke bali. Dia bilang suru transfer dulu nanti di beri kode booking pesawat selanjutnya saat pemberangkatan di tukar di bandara dan nanti akan diantar jemput di bandara. Trus aku tanya lagi, trus klo uda sampai bandara dari mana pihak travel tahu kalo saya peserta tes seleksi?. Dan si penipu seakan bingung menjawab pertanyaan-pertanyaanku. Akhirnya dia bilang kalo nanti akan di sms nomer rekening  dan setelah transfer akan di jelaskan prosedur selanjutnya. Telfonpun dimatikan.
Padahal banyak pertanyaan yang muncul dalam benak, kenapa dia tidak tanya nama saya, atau setidaknya tanya nomer peserta saya. Harusnya kan saling kroscek atau gimana sesuai prosedur. Ini kok pengen buru-buru di transfer uang.
 Beberapa saat aku dapet sms nomer rekening bank BRI atas nama Agus Sudiarto, nomer rekeningnya lupa uda aku hapus. Tapi kenapa gak di jelasin berapa nominal yang harus aku transfer. Akhirnya aku telfon lagi alia travelnya, trus saya transfer berapa pak?. Dia mala tanya mbak berangkat dari mana ya??. Ihhh, sebel juga dalam hati kok ga profesional sih. Kalo memang dia bener pihak penyedia jasa dari perusahaan harusnya dia tau kan orang mana aja yang berangakat. Apalagi itu Cuma 20 orang. Yaudah aku bilang dari semarang. Trus si penipu bilang, sebentar saya cek harga dulu nanti 10 menit lagi saya telfon. Dari situ aku mulai curiga, kenapa dari tadi pelayanannya ga profesional. Kenapa mala cek harga, harusnya kan memang sudah di tetapkan.
Sekitar 7menit kemudian dia telfon, kalo harga tiket Rp 2.150.000. di akhir telfon si penipu terlihat menekan. Kapan mbak transfer uang biar langsung saya fix. Aku bilang ini perjalanan ke atm, ehh dia bilang lagi. Lama atau tidak sekitar berapa jam 15 atau 30 menit lagi?. Aku jawab iya langsung saya transfer. Dalam perjalanan terus aku pikir-pikir, mending aku tanya ke costumer servicenya aja kali yaa. Untung ada cabang Bank Bri deket rumah. Bukti print outnya pun kebetulan aku bawa.
Dan kata mas Csnya itu penipuan, lalu di konfirmasi ke atasannya dan benar itu penipuan. Pihak bank tidak mungkin mengadakan rekrutmen dengan menyuruh transfer ke rekening perseorangan. Dan berpesan agar aku berhati –hati lain kali.
Sampai dirumah ortu tanya, aku bilang gajadi soalnya itu penipuan. Sambil aku kroscek lagi dr awal. Liat isi email, dari aku kirim lamaran sampai sms dan telpon aku amatin. Bener sih semuanya janggal banget.
1.       Pertama, halaman web iklan lowongan itu aku cari di laptop udah ga bisa dibuka lagi. Padahal kalo di laptop pribadi, riwayat halaman kalo ga pernah di hapus kan harusnya masih ada.
2.       Emang sih kalo kirim resume via emailharus ke email resmi perusahaan. Apalagi itu perusahaan besar dan bukan email gratisa yahoo, ymail,gmail, dsg.
3.       Selama aku coba melamar kerja pasti lokasi tes sama seperti aku mendaftar. Kecuali kalau memang di jelaskan di iklan lowongan lokasi tes sudah di tentukan.
4.       Tidak memberikan banyak waktu untuk berfikir, terlihat dari jumat malam sms masuk waktu transfer hanya di beri waktu 1hari dengan biaya yang tidak sedikit.
5.       Pihak travel terlihat tidak profesional, karena memang penipu mungkin. Jadi dia hanya mengarahkan korban untuk transfer sejumlah uang.
6.       Perusahaan besar sekelas Bnk BRI menyediakan fasilitas  yang cukup wah untuk proses rekrutmen calon karyawan yang belum tentu sesuai itu sangat tidak masuk akal. Karena pada realitanya kitalah yang mencari pekerjaan.
Dan masih banyak hal janggal lain pastinya. Intinya sih bukan mau pamer aku beruntung atau apa. Tapi sekedar berbagi informasi aja kalau orang yang sedang bingung atau susahpun bisa jadi sasaran kejahatan. Dan mungkin penipuan berkedok rekrutmen seperti ini sudah terorganisasi. Terbukti yang aku baca di internet juga banyak yang terhasut. Mungkin ini mengatasnamakan bank BRI tapi bukan tidak mungkin mereka juga mengatas namakan perusahaan-perusahaan besar lainnya. Dengan nomer telfon , nomer rekening  yang berbeda beda pula.
Saat aku habis transfer itu si penipu masih berharap aku jadi taransfer. Sms berkali-kali menanyakan aku sudah transfer. Mengirim kode booking pesawat palsu juga untuk mengelabuhi saya. Telfon bekali-kali. Dan akhirnya cuma saya balas dengan sms. “berhentilah menipu orang pak, sebelum di laknat Alla”. Dan penipu itu sudah tidak sms lagi, mungkin dalam hati mereka kesal dengan saya yang tidak jadi di bodohi  hahaaaaa....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar